Fenomena dukun cilik Ponari ‘putra petir’ dari Jombang

Posted by: juffan  /  Category: indonesian

Bermula dari sebuah petir yang menyambar bumi, kemudian seorang bocah cilik menemukan sebuah batu kecil, yang pada satu hari dicoba untuk menyembuhkan sakit perut yang diderita oleh tetangga Ponari, dan kebetulan sembuh, sehingga kemudian diyakini bahwa batu itu menjadi obat penyembuh yang mujarab. Entah bagaimana caranya kemudian berita itu menyebar kemana-mana dan menjadi timbul banyak orang sakit yang terobsesi bisa sembuh dengan batu itu. Dengan sekejap Ponari kondang dengan sebutan dukun cilik. Padahal dia sendiri belum tahu apa itu dukun, menyebutkan macam penyakit saja belum bisa, bagaimana dia bisa mengobati ?

Melihat antusias masyarakat yang di luar dugaan, maka perlu dibentuk sebuah panitia yang akan mengurusi segala sesuatunya, sehingga praktek Ponari sempat diliburkan beberapa hari. Ada kabar bahwa praktek Ponari akan ditutup sampai waktu yang belum ditantukan, tapi ternyata beberapa hari kemudian praktek telah dibuka lagi.

Seolah tidak mau kalah dengan bintang cilik, dai cilik dan yang serba cilik, fenomena ini banyak mengundang perhatian, seorang bocah cilik yang sedang dibicarakan di mana-mana, bahkan dibicarakan di gedung DPR menjadi topik bahasan oleh para pejabat tinggi. Beribu – ribu orang datang ke gubug Ponari untuk sebuah harapan. Pundi-pundi uangpun terkumpul berjuta – juta. Karna ini pula kerabat Ponari sempat berselisih dan baku hantam, tapi masalah ini cepat diselesaikan oleh polisi setempat dengan baik dan kekluargaan.

Bila kita melihat di tayangan tv, jelas terlihat Ponari hanyalah bocah dusun yang lugu dan memang masih anak-anak, yang belum tahu banyak apa itu penyakit, apa itu obat, tapi dia hanyalah seorang anak yang masih suka bermain. Perhatikan ketika dia sedang mengobati pasiennya sambil menembakkan pestol airnya kepada pasiennya, kadang juga sambil main hp, laptop atau bahkan sambil tiduran. Nampaknya hal ini bukan kehendak Ponari sendiri, tapi Ponari sedang digunakan atau dimanfaatkan oleh orang-orang terdekatnya. Sehingga banyak hak-hak Ponari sebagai anak yang terampas. Hak bermain, hak memperoleh pendidikan, hak menentukan pilihan, hak beribadah sesuai dengan agamanya, dll. Sehingga dari Jakarta Kak Seto dari komnas perlindungan anak, menyempatkan diri untuk menengok Ponari yang sedang “menderita” oleh keadaan seperti itu.Sehingga Ponari dapat sekolah lagi.Saking banyaknya tamu yang datang, Ponari sempat kelelahan sehingga sakit dan perlu mendapatkan perawatan dari seorang dokter.Lucu juga ya, Ponari aja berobat ke dokter, kok malah masyarakat berobat pada Ponari ?

Ponari memang banyak memberikan secercah harapan kepada orang-orang yang telah berputus asa mencari kesembuhan bagi penyakitnya, tetapi juga banyak orang sakit yang sekaligus menjadi korban. Korban waktu, uang dan tenaga telah direlakan demi sebuah kesembuhan terbebas dari penderitaan.

Sebenarnya apa yang sedang terjadi pada masyarakat sewasa ini ? khususnya yang berada di jombang, yang sedang rame-ramenya ketiban dukun cilik? Apakah itu menunjukkan bahwa masyarakat sedang mengalami kesakitan yang tidak ada obatnya ? Padahal semua penyakit itu kan ada obatnya. Apakah itu menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di desa itu memang minim ? Sehingga banyak orang berbondong – bondong mencari pengobatan alternatif yang bahkan pengobatan yang tidak masuk akal.

Mentri kesehatan ibu Fadilah mengatakan bahwa hal tersebut terjadi bukan karna pelayanan kesehatan oleh pemirintah yang masih kurang, tapi disebabkan oleh faktor kepercayaan masyarakat kepada hal-hal yang mistis masih banyak diyakini oleh masyarakat.

Majlis ulama telah mengeluarkan fatwa supaya praktek dukun cilik segera ditutup sebab dapat merusak akidah masyarakat. Namun ternyata praktek ponari hanya libur beberapa hari saja, sebab banyak orang menuntut supaya praktek Ponari segera dibuka kembali.Seorang ulama di Jombang sempat memberikan keterangan bahwa bila masyarakat percaya kepada batu itu sebagai sumber kesembuhan selain Allah swt. maka hal itu termasuk syirik, tapi selama masih yakin yang menyembuhkan hanya Allah, dan Ponari hanya sebagai jalan saja maka tidak akan merusak akidah.

Sampai tulisan ini dibuat, beribu-ribu orang masih berdatangan di rumah Ponari, Beberapa orang ahli geologi ITB menerangkan bahwa memang ada beberapa jenis batu yang yang mengeluarkan partikel mineral tertentu, atau mengikat bisa ular (batu stigi), sehinga beberapa jenis penyakit bisa disembuhkan dengan perantara batu itu. Mereka siap untuk meneliti batu Ponari.

Dari banyak pelajaran yang dapat kita petik dari fenomena ini, yang paling penting adalah bahwa segala sesuatu adalah kehendak Allah swt,suasana dan keadaan adalah ciptaan Allah juga, apalagi hanya sebutir batu yang tidak berharga, mungkin batunya Ponari lebih berharga dari pada emas,tapi semuanya itu hanyalah ujian dari Allah swt.Sebab batu tidak dapat mendatangkan manfaat dan mudhorot sedikitpun kecuali dengan ijin Allah semata.Kesembuhan dan kesehatan hanya datang dari Allah swt, demikian pula kehidupan dan kematian. Bila anda ta’jub dengan Ponari atau batunya Ponari, maka ingatlah siapa yang membuat Ponari dan batunya. Yaitu Allah swt.

Related Posts with Thumbnails

Tags: Fenomena dukun cilik Ponari ‘putra petir’ dari Jombang,





Bookmark and Share

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.






www.freecreditreport.com Affordable Shopping Cart Software and Network Management Systems by Maxxfusion – Website design - hosting - maintenance SEO directory - search engine friendly online web directory Findsome.info FREE Search Engine Submission Enterwork Directory